Tak Memaksimalkan Peluang Cetak Gol, Spalletti Menyesal

Keluar lapangan dengan kepala tertunduk saat berakhirnya perhelatan laga kelima Grup B Liga Champions 2018 / 2019, Inter Milan dengan berat hati harus mengakui kekalahannya dari Tottenam Hotspur yang unggul dengan skor akhir 1 – 0. Sang pelatih Inter, Luciano Spalletti mengaku menyesalkan tersia – siakannya kesempatan yang ada guna memastikan kelolosan menuju babak 16 besar.

Datang ke Wembley untuk menghadapi The Spurs sebenarnya Inter telah menyiapkan diri baik dari segi strategi maupun mentalitas para pemain. Bisa sobat penikmat prediksi parlay saksikan sendiri penampilan Nerazurri terbukti ciamik dan mampu beradu sengit dengan lawannya hingga perandingan benar – benar berkahir. Sayangnya mereka hanya kurang memiliki nasib mujur. Tottenham berhasil menyarangkan bola ke gawang mereka pada 10 menit sebelum wasit menghentikan lomba.

Hampir di sepanjang pertandingan kita disuguhkan pertarungan seru pada setiap serangan demi serangan yang dilancarkan kedua belah pihak. Memang secara keseluruhan statistik penguasaan penguasaan bola Inter Milan sedikit di bawah Tottenham dengan perbandingan dalam persentase 48% dan 52 %. Dari penguasaan bola tersebu si Hitam Biru mampu menghasilkan 10 percobaan dimana dua diantaranya melesat tepat ke arah gawang.

Pada akhirnya dengan nihilnya poin yang bisa dibawa pulang Inter dari laga ini, mereka harus merelakan posisinya di klasemen sementara tersaingi oleh The Spurs. Sekarang kedua tim tersebut telah menyimpan 7 poin sebagai modal meloloskan diri dari fase grup. Dengan perolehan poin yang sama, peluang keduanya untuk melangkah bersama Barcelona menuju babak knock out sangat ketat. Untuk menebus tiket kelolosan setidaknya Inter harus mendapatkan hasil yang lebih baik pada match day keenam pekan selanjutnya. Itupun masih harus dilengkapi dengan syarat Tottenham kalah dari Barca.

“Saya pikir tim kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Namun sayang kami tak mampu memanfaatkan kesempatan membuat gol dan justru kecolongan dan gagal memotong umpan di menit – menit akhir.” Ungkap Luciano Spalletti.

“The Spurs memilki kekuatan dari segi fisik para pemainnya. Mereka tanpa henti memberikan tekanan hingga akhir laga.” pungkasnya.

Random Posts